Tampilkan postingan dengan label City Tour. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label City Tour. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Mei 2014

Surabaya City Tour in 12 Hours

Kota Surabaya adalah ibukota Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta, dengan jumlah penduduk metropolisnya yang mencapai 3 juta jiwa, Surabaya merupakan pusat bisnis, perdagangan, industri, dan pendidikan di kawasan Indonesia timur. Surabaya terkenal dengan sebutan Kota Pahlawan karena sejarahnya yang sangat diperhitungkan dalam perjuangan merebut kemerdekaan bangsa Indonesia dari penjajah. Kata Surabaya konon berasal dari cerita mitos pertempuran antara sura (ikan hiu) dan baya (buaya) dan akhirnya menjadi kota Surabaya.
Perpaduan antara kota metropolitan dan nilai history yang sangat kental menjadikan Surabaya sebagai salah satu destinasi wisata yang selalu dan tetap menarik dikunjungi, setidaknya ada beberapa tempat monumental yang bisa kita kunjungi untuk dapat mengenal Surabaya lebih dekat. Di event perjalanan kali ini kami sajikan tempat-tempat paling representatif untuk dikunjungi dalam rangka mengenal Surabaya dalam konteks sejarah yang telah lalu dan kota metropolitan Surabaya masa kini, antara lain :
House of Sampoerna : Adalah sebuah museum yang mendokumentasikan sejarah rokok dan tembakau pada perusahaan HM. Sampoerna dari masa ke masa, museum ini tetep dipertahankan bahkan setelah Sampoerna sendiri diakuisisi oleh Philiph Morries, perusahaan rokok dari Amerika. Di dalam museum ini kita bisa mencari tau bagaimana rokok diproduksi secara langsung di depan mata, selain itu kita juga bisa mengetahui bagaimana penyebaran rokok di Indonesia hingga saat ini.
Ampel : Kawasan Sunan Ampel di surabaya adalah tempat dimana komunitas Arab berada, di sini kita bisa menjumpai banyak tokok yang menjual akessories kelengkapan islami, kawasan ini selalu ramai oleh pengunjung yang ingin berziarah ke makan Sunan Ampel, sunan tertua yang menyebarkan Islam di tanah Jawa.
Patung Sura dan Baya : Adalah sebuah visualisasi mitos pertarungan dua hewan air paling hebat dan kemudian dijadikan sebagai simbol kota Surabaya dalam bentuk patung. Patung Sura dan Baya berlokasi di jalan utama pintu masuk menuju kota Surabaya, di depan sebrang jalan patung Sura dan Baya terdapat Kebun Binatang Surabaya (KBS).
Tugu Pahlawan : Tugu ini adalah sebuah monumen simbol peringatan bahwa kota Surabaya secara simbolis adalah kota pahlawan, ia memiliki peranan sangat penting dalam proses kemerdekaan bangsa Indonesia dan surabaya lekat dengannya. Simbol ini dibangun untuk memperingati peristiwa 10 November 1945 di mana rakyat Surabaya dan kota-kota sekitarnya dengan gagah berani melawan agresi militer Belanda dan memenangkan pertempuran tersebut walaupun banyak nyawa yang harus menjadi korban.
Tugu Bambu Runcing : Bambu Runcing adalah salah satu senjata tradisional yang digunakan oleh para pejuang kemerdekaan untuk melawan penjajahan. Begitu penting dan umumnya penggunaan senjata ini di masa lalu, maka di Surabaya dibangun sebuah Tugu Bambu Runcing untuk menvisualisasikan secara simbolis bahwa kota surabaya adalah kota pahlawan dan sarat dengan simbol dan nilai sejarah kepahlawan bangsa Indonesia.
Jembatan Suramadu :Sebagaimana namanya yang merupakan kependekan dari Surabaya dan Madura, jembatan ini menghubungkan Pulau Jawa dan Madura di selat Madura, pembangunan jembatan ini merepresentasikan sisi metropolitan Surabaya dan ambisi pembangunan yang ingin dicapainya bersama kota-kota penyanggahnya. Jembatan Suramadu di malam hari memiliki panorama yang eksotis dengan sinar lampu yang menyinari badan jembatan sepanjang 5.438 m.
Kenjeran Park : adalah sebuah wahana wisata yang mengkombinasikan kawasan pantai serta beberapa objek wisata lainnya dalam satu lokasi, di sini kita bisa menjumpai patung Dewi Kwam In, pagoda, patung Budha dan tentu saja pusat souvenir dan oleh-oleh, di sore hari kita bisa menikmati sunset yang indah di tepi pantai.
Taman Bungkul : salah satu taman kota yang paling ramai di Surabaya, ini adalah tempat orang-orang berkumpul, di akhir pekan biasanya diadakan pementasan musik dan lainnya oleh komunitas-komunitas seni yang ada di Surabaya. Ini adalah salah satu taman terpenting yang menjadi ikon kota Surabaya.

Facilities
1.       Pickup from and drop off to the hotel, airport, station or terminal in the city of Surabaya.
2.       Snack and drink.
3.       Tour Guide
4.       Transportation during the tour

 Excluding Facilities
1.       Airport tax
2.       Admission tourist destination
3.       Insurance
4.       Personal expenditure outside the facility.

Provision
1.       City tour price as mentioned on reservation form is for only 12 hours.
2.       Maximum quota of Surabaya City Tour Package is 5, the number of participants that are less than the maximum quota will not reduce the price of the City Tour package.
3.       The price above includes pickup from hotels, terminal, station or airport in the city of Surabaya, also includes drop off at the hotel, terminal, station or airport.
4.       Pick up participants from outside Surabaya charged additional cost.
5.       Tolerance of delay time is 1 hour after 6 hours ended.
6.       Overtime will be charged IDR. 100.000, – per hour.
7.       Booking must done at least 2 days prior to departure and pay deposit by 50% of total price.
8.       Tour cancellation by participants will cause deposit forfeiting.



Selasa, 29 April 2014

Tour Itinerary Option - Bromo - Ijen - Meru Betiri or Alas Purwo National Park - Borobudur

Mount Bromo
Well, both Mt. Bromo and Ijen Crater located in East Java, Bromo situated around 3 hours drive from Surabaya to the east, definetly in Probolinggo regency, while Ijen crater situated around 3.5 hours drive from Bromo to the east, definetly in Bondowoso regency, you only need 3 days 2 nights to visit those attraction. But Borobudur situated in Central Java or around 9 hours drive from Surabaya to the west, if your arrival is in Surabaya, this will take a different direction to visit those all attractions and off course will takes much longer tour duration. You will need at least 6 days to visit Ijen Crater, Bromo and Borobudur if you want ideal tour arrangement. If you don’t, we strongly recommend you to visit many interesting atttraction around East Java in addition to Ijen Crater and Mount Bromo.
Ijen Crater
As you’ve mentioned in your previous email, we do not want to take you to temples, but if you like an adventure and wild activities we can take you to Meru Betiri National to visit Sukamade turtles beach to see how the turtles lying its eggs in the night on the beach, coffee plantation, and to watch wild animals in its natural habitate and the green bay with its clear crystal water and white sands, or we can take you to Alas Purwo National Park to visit many interesting spots inside the National park, visit Ngagelan beach for turtles conservation,  visit Istana cave, enjoy the fresh orange at local farm land and many other interesting spots. But we can not find 3 or 4 star hotel in both of above attractions. Talking about the accommodation you’ll find only in Bromo for the 3 star hotel accommodation while in Ijen crater we can only find standard hotel, in Meru Betiri National Park we can only get guest house accommodation provide by the management of the National Park, and in Alas Purwo National Park we can only get home stay accommodation provide by local peoples.
To visit those all attraction is good in the dry season around June to November, but I recommend you to start the tour between July or August, this is the best season. Below I will give you the summary of itineraries assuming that you choose another one of mentioned above attractions in addition to Bromo and Ijen crater.
Sukamade Turtles Beach - Meru Betiri 

ITINERARY – Option one, Meru Betiri National Park as additional attraction
Day 1 – Arrival
-          I hope you came in the morning, and we will directly drive to Ijen, takes around 6 hours drive from Surabaya to the east.
-          Check in hotel at the foot of Mt. Ijen, rest.
Day 2 – Explore Ijen and Meru Betiri National Park
-          Explore Ijen to enjoy the blue fire phenomena start in 12 pm in the midnight, finish around 8 am in the morning.
-          Drive to Meru Betiri National Park using 4WD vehicle, arrive around 3 am.
-          Explore Sukamade beach to find the turtles lying their eggs in the night.
-          Overnight in guest house provided by the National Park
Day 3 – Explore Meru Betiri National Park
-          Releasing the turtles babies to the ocean.
-          Drive to Bromo, we will arrive at Bromo around 9 pm, check in hotel and rest.
Day 4 – Explore Bromo
-          Bromo tour start on 2 am early morning to visit Penanjakan sunrise view point, trekking to the crater of Mt. Bromo, Savanna of Bromo and the whispering sands, finish around 10 am.
-          Visit Madakaripura waterfall in the foot of Mt. Bromo.
-          Back to Surabaya, arrive at Surabaya around 7 pm.
-          Tour ends.
Bedul Beach - Alas Purwo

ITINERARY – Option two, Alas Purwo national park as additional attraction
Day 1 – Arrival
-          Drive to Alas Purwo national park, takes around 7 hours from Surabaya to the east.
-          Overnight in home stay provided by locals
Day 2 – Explore Alas Purwo National Park part 1
-          Enjoy the fresh orange fruite in the fresh morning.
-          Visit Bedul beach and then cycling throughout tropical forest to Ngagelan beach turtle conservations, and back to Bedul beach on afternoon, cyling throughout the beach that connect both beachs while enjoying the moment of sunset.
-          Back to home stay and rest.
Day 3 – Explore Alas Purwo National Park part 2
-          Visit Pancur beach, Istana cave, Plengkung surfing beach and Sadengan the natural savanna of Alas Purwo national park.
-          Back to home stay break.
-          Drive to hotel at the foot of Mt. Ijen.
Day 4 – Explore Ijen
-          Explore Ijen to enjoy the blue fire phenomena start in 12 pm in the midnight, finish around 8 am in the morning.
-          Drive to Bromo, stop at Madakaripura waterfalls and enjoy this amazing waterfalls.
-          Check in hotel in Bromo and overnight.
Day 5 – Explore Bromo
-          Bromo tour start on 2 am early morning to visit Penanjakan sunrise view point, trekking to the crater of Mt. Bromo, Savanna of Bromo and the whispering sands, finish around 10 am.
-          Back to Surabaya, arrive in Surabaya around 4 pm.
-          Tour ends.

Borobudur
ITINERARY  - Option three, Borobudur as additional attraction
Day 1 – Arrival
-          I hope you came in the morning in Surabaya and we can directly drive to Borobudur at Central Java, takes around 9 hours drive.
-          Check in hotel in Yogyakarta, if we have enough time we can visit Malioboro night market.
-          Overnight in hotel.
Day 2 – Explore Borobudur
-          Visit Borobudur temple, finish in 12 am.
-          Drive to Bromo, takes approximately total 11-12 hours drives.
-          Arrive at Bromo, and break.
Day 3 – Explore Bromo
-          Bromo tour start on 2 am early morning to visit Penanjakan sunrise view point, trekking to the crater of Mt. Bromo, Savanna of Bromo and the whispering sands, finish around 10 am.
-          Drive to Ijen crater, takes approximately 4 hours from Bromo
-          Check in hotel and rest.
Day 4 – Explore Ijen
-          Explore Ijen to enjoy the blue fire phenomena start in 12 pm in the midnight, finish around 8 am in the morning.
-          Back to Surabaya, arrive in Surabaya around 3 pm.
-          Tour ends.

Note : This will be tight tour arrangement with little rest in the 1st until 3st day.

Minggu, 20 April 2014

Surabaya City Tour, Bromo - Madakaripura - Meru Betiri National Park - Alas Purwo National Park and Ijen Crater in 7 days itinerary

If you have a long enough days to explore many interesting places around East Java, and here we will arrange for you a tour to explore it. Below I'll give you our destinations during the tour.


TOUR DESTINATION

Day 1 : Surabaya City tour, Sub marine monument, Heroes monument and museum, House of Sampoerna cigarette museum and Ampel Arabcommunities.breakfast at local restaurant.
Day 2 : Bromo (Bromo sunrise from Penanjakan, Trekking to the crater of Bromo, Savanna of Bromo and Whispering sands) and Madakaripura waterfall.
Day 3 : Explore Meru Betiri National Park ( The Green Bay, Rajegwesi fisherman villages and Find the turtles laying the eggs at Sukamade beach.
Day 4 : Explore Meru Betri National Park (Releasing the babies of turtles to the ocean on Sukamade beach)
Day 5 : Explore Alas Purwo National Park (Visit Bedul beach and cycling through out tropical forest to Ngagelan beach)
Day 6 : Explore Alas Purwo National Park (Pancur beach, The holy temple of Giri Salaka, Savanna of Sadengan, and Trekking to Istana cave)
Day 7 : Explore Ijen - The blue flame moment and transfer you to verry terminal at Ketapang - Banyuwangi.

Below I will describe for you the itinerary for your tour plan.

ITINERARY
Day 1 : Arrival and Surabaya city tour
Surabaya Icon
We will pick up you upon your arrival in Surabaya in the morning, then we will take around Surabaya for city tour,there are many interesting spot to visit inside Surabaya city like Heroes Monument and Museum, House of Sampoerna cigarette museum, Ampel Arab communities and sub marine monument. In the afternoon we will drive to Bromo this will takes approximately 3 hours and we will overnight at the foot of Mt. Bromo.

Day 2 : Explore Mt. Bromo and Madakaripura Waterfall
Mount Bromo
We will start to explore Mt. Bromo on 2 am early morning, the 4WD vehicle will pick up us from hotel, and we will explore Bromo with that vehicle. The first spot we'll visit at Bromo is enjoying the wonderful sunrise from Mt. Penanjakan, this is the best places to enjoy the spectacular sunrise of Bromo with layered mount as background, after the sun raised we will get down to the sea of sands and trek to the crater of Bromo, the trekking activity will take around 1 hours until we finish it and back to the parking area at the sea of sands, next we will visit the savanna of Bromo which is popular by its label "Teletubbis hill", the last we will visit the whispering sands this is the part of sea of sands of Bromo which become like a small desert in the area. We will finish the exploration of Bromo around 10 am and then back to hotel for having lunch and break.
Madakaripura Waterfall
On 12 am we will get down from Bromo and drive around 40 minutes to visit Madakaripura waterfall, this is a wonderful waterfall which still has a relation to Gajahmada the great prime minister of ancient Majapahit empire around 14th century. Upon arrival to the main gate of the waterfall, we will walk down along the bank of the river and some times cross the river to reach the waterfall, this is stunning 5 waterfalls line up on the high cliff.
Around 3 pm we will leave Madakaripura waterfall and drive to Jember district this will takes approximately 3 hours and we will overnight at Jajag the sub district of Jember.

Day 3 : Explore Meru Betiri National Park
The Green Bay - Meru Betiri National Park
After early breakfast the 4WD vehicle will pick up us from hotel and we will drive to Meru Betiri National Park throughout a rocky road and crossing about 7 river by the 4WD vehicle, this will take approximately 4-5 hours. The fist destination we'll visit in Meru Betiri National park is the cocoa plantation that is belong to PTPN, here we can find the whole information about how the cocoa are proceeded, next we will visit the Green Bay, this is the name of a wonderful beach with white sands and clear crystal water, this is a quite and natural beach, if we have enough time we also will stop at Rajegwesi sailor village to know about their daily life and maybe buy some fresh fish from them. Next we will continue to visit Sukamade beach and check in at the guest house provided by National Park management, in the night around 8 pm we will explore the beach to find many turtles laying the eggs, during the exploration a ranger shall guide us, this activity will last along the night until we find a turtles laying their eggs on the beach. Along the year Sukamade beach had been visited by the turtles to lay their eggs in this safety beach. When we finish the exploration we will back to guest house and rest.

Day 4 : Explore Meru Betiri National Park
Sukamade Turtles Beach - Meru Betiri
Early morning around 7 am we will back to the beach to release the turtles babies to the ocean, those babies are conserved and well incubated for along 40-50 days and then they will be released to the ocean a view days after hatching. Most of the turtles babies will not survive to the adulthood because hunted by its natural predator, and those who survive will get back to this beach some time later to lay their eggs. Releasing the babies of the turtles is very interesting activity and we can record it moment. When it is all done we will back to the guest house and take a breakfast. Around 9 am we will back to Jajag, we will arrive at Jajag around 3 pm, and then we will continue to Alas Purwo National Park and overnight at the house provided by local people near by the National Park.

Day 5 : Explore Alas Purwo National Park
Bedul Beach - Alas Purwo National Park
After having breakfast, we will visit the Bedul beach and cross a small bay to the jungle with local's boat, from here we will be cycling along the trekking path through out tropical forest to visit Ngagelan beach for along 7 km, here we can find turtle conservation, then on the afternoon we will back to Bedul beach by cycling along the the coastline while enjoying the moment of sunset. Next we will back to home stay and rest.

Day 6 : Explore Alas Purwo National Park
Sadengan - Alas Purwo National Park
After having breakfast, we will explore the other part of Alas Purwo National Park. Today we will visit Pancur beach, and then do trekking along 1 km to visit Istana cave, Sadengan the natural savanna at Alas Purwo here, we can find a wild deer, will Javanese bull, wild peacock, wild pigs and many others animals, we also will stop at Giri Salaka the holy temple for Hindu peoples.On the afternoon we will drive to Mt. Ijen and overnight in the hotel at the foot of Mt. Ijen.

Day 7 : Enjoy the amazing blue flame of Ijen.
Ijen Crater
We will start the Ijen tour on 12 am in the midnight, from hotel we will drive to Paltuding the first post of Ijen, from here we will trek for along 1.5 hour to the crater of Ijen, the amazing blue fire phenomena can only be enjoyed in night, this is the a chemical phenomena that makes the crater of Ijen shines a blue flame which is only can be watched in the night while the sun shines make this phenomena invisible on the day light. During the ascent we will also meet with local traditional sulfur miner who takes the sulfur form Ijen crater and carry it to the foot of Mt. Ijen with bamboo basket as their livelihood. When the sun has raised we will get down to Paltuding and Around 10 am we will leave Ijen crater and transfer you to Ketapang verry terminal, this will takes approximately 1 hours until we arrive to the verry terminal. Tour ends.

Kamis, 27 Februari 2014

Dapur Oesing - Sentra Jajanan dan Kuliner Banyuwangi

Archipelagos LInk - Mari Berkunjung ke Banyuwangi, kabupaten paling Ujung dari Pulau Jawa, bukan semata untuk menikmati keindahan wisata alamnya yang mempesona, seperti Taman Nasional Alas Purwo yang terkenal dengan G-Land Plengkungnya, Taman Nasional Meru Betiri dengan pantai-pantainya yang aduhai cantiknya, Kawah Ijen dan banyak lagi, kunjungi kota Banyuwangi juga untuk menikmati kulinernya yang menggugah selera.

Dapur Oesing menjadi satu-satunya pusat kuliner terbesar di kabupaten paling timur Pulau Jawa ini. Oesing sendiri merupakan nama etnis asli Banyuwangi. Lokasinya cukup strategis di jalan utama kota. Terletak di Jalan Ahmad Yani, sekitar 1 kilometer utara kantor Pemerintah Banyuwangi.

Dapur Oesing menempati area seluas hampir satu hektare. Bangunan utamanya berada di bagian depan, berupa rumah kuno dua lantai peninggalan kolonial Belanda. Hampir setiap hari ratusan orang mampir ke pusat kuliner yang baru berdiri 2011 lalu ini. Sebab, selain masakan tradisional, Dapur Oesing juga menyediakan oleh-oleh dan berbagai kerajinan tangan khas Banyuwangi.

Konsep wisata kuliner Dapur Oesing dengan melibatkan usaha kecil menengah. Ada 20 UKM yang menjajakan masakan tradisionalnya, lengkap dengan gerobak-gerobak yang didesain seperti rumah mini. Menu tradisional yang terkenal antara lain rujak soto, sego tempong, dan pecel rawon.

Merujuk pada namanya, rujak soto berarti rujak yang dicampur soto. Rujak terdiri dari aneka sayuran, lontong, yang dicampur bumbu kacang. Kemudian disiram dengan kuah soto berisikan kulit sapi. Makanan ini paling sedap disantap untuk makan siang dengan harga hanya Rp 8 ribu per mangkok.

Sego alias nasi tempong berarti nasi yang 'menampar'. Maksutnya adalah rasa pedas sambal yang akan membuat wajah memerah seperti kena tampar. Sego tempong terdiri dari berbagai sayuran, ikan asin, perkedel jagung, serta sambal. Per porsi hanya Rp 5 ribu.

Sedangkan pecel rawon berarti perpaduan pecel dan rawon. Pecel juga terdiri dari sayuran yang diberi bumbu kacang kemudian disiram dengan kuah rawon daging. Berbeda dengan rujak soto yang menggunakan lontong, pecel rawon memakai nasi. Harganya pun murah meriah, cukup Rp 10 ribu per porsi.

Bila lidah Anda tidak cocok dengan menu tradisional Banyuwangi, jangan kuatir. Menu lain yang lebih populer seperti soto, ikan bakar, dan ayam panggang juga tersedia. Atau kuliner khas daerah lain seperti rujak cingur khas Surabaya pun tersaji.

Setelah kenyang menyantap makanan, Anda bisa bergeser ke pusat oleh-oleh dan art shop yang bangunannya menempel dengan tempat kuliner. Ada 50an jenis camilan, batik Gajah Uling serta berbagai kerajinan tangan.

Camilan yang paling dicari pengunjung adalah kue bagiak, sale pisang dan krupuk cumi. Namun kue bagiak paling laris. Kue sepanjang jari telunjuk orang dewasa ini bahan utamanya dari tepung terigu dan susu yang kemudian dioven hingga kering. Rasanya bisa dipilih sesuai kesukaan mulai rasa durian, kacang, keningar, stroberi, wijen, nangka dan jahe. Harga paketnya bervariasi, terendah Rp 5.800 dan paling mahal Rp 40 ribu per kotak.

Bila hobi mengkoleksi batik, maka batik khas Banyuwangi bermotif dasar gajah uling akan memperkaya koleksi Anda. Motif ini berbentuk bunga yang menyerupai belalai gajah. Jenis batiknya tersedia mulai cetak, semi cetak dan batik tulis dengan ukuran dua meter. Harganya masing-masing Rp 85 ribu, Rp 150 ribu dan Rp 750 ribu.

Oleh-oleh terakhir yang bisa dibawa pulang adalah kerajinan tangan yang terbuat dari bambu, kayu manis dan kerang. Namun souvenir yang paling diburu adalah patung gandrung. Gandrung merupakan tarian khas Banyuwangi yang bercirikan memakai mahkota di kepala, jarik batik, dan selendang berwarna merah. Patung setinggi setengah meter dijual seharga Rp 700 ribu.

Pemilik Dapur Oesing, Made Utari, mengatakan, jumlah pengunjungnya pada hari normal berkisar 100 orang. Namun bila musim libur sekolah, jumlah pengunjung membludak tiga kali lipat. Letak Dapur Oesing, kata dia, diuntungkan karena menjadi perlintasan wisatawan yang akan menuju Pulau Bali atau Kabupaten Jember. "Setiap hari selalu ada pembeli dari Bali dan Surabaya," kata dia.


Rabu, 26 Februari 2014

Goa Gong Pacitan

Goa Gong terletak di Desa Bomo, Kecamatan Punung, Donorejo, sekitar 140 km arah selatan kota Solo atau 30 km arah Barat Daya Kota Pacitan, dari Surabaya bisa ditempuh kurang lebih 7-8 jam menggunakan kendaraan pribadi Dinamakan Goa Gong karena didalamnya terdapat sebuah batu yang jika dipukul akan menimbulkan bunyi seperti Gong yang ditabuh. Perjalanan menuju goa ini relatif mudah, dengan jalanan setapak yang sudah diperbaiki dengan baik.
Jangan membayangkan keadaan goa yang gelap dan menakutkan, karena saat masuk ke mulut goa yang sejauh 300 M, pengunjung akan menikmati goa Gong ini dengan nyaman. Tidak benar-benar terang, tapi goa Gong di fasilitasi dengan cahaya lampu yang temaram di sepanjang jalan masuknya. Hal ini yang menjadikan goa Gong lain dari goa-goa yang lain di Pacitan
Banyak jalur yang dapat di tempuh dari Solo. Untuk transportasi bisa ditempuh dengan dengan sepeda motor, dengan mobil, dengan bus mini atau dengan kendaraan lain. Kalau memakai bus besar juga bisa namun jalan yang agak sempit membuat bus kurang leluasa.

Di bawah ini adalah cerita perjalanan mengunjungi Goa Gong dari salah seorang blogger, semoga ini bisa memberi Anda inspirasi untuk juga mengunjungi Goa Gong di Pacitan.

Oleh : Suciana.
Waktu itu saya pergi bersama keluarga sehabis lebaran melewati jalur Karanganyar- Jumantono-Jumapolo-Wonogiri-Pacitan. Perjalanannya cukup seru. Dari karanganyar, kami melewati Jumantono Jumapolo, jalannya berkelok-kelok. sesampai di Wonogiri pun jalannya tambah berkelok-kelok serta banyak tikungan mesra. Tikungan mesra itu maksudnya tikungan tajam. Sampailah di wilayah pacitan di daerah Punung, kemudian ada tulisan arah gua gong. Ikuti jalan tersebut. Perjalanan kira-kira membutuhkan sekitar 3 jam dari Karanganyar. Dan waktu yang di tunggu-tunggu akhirnya sampai juga di Gua Gong

Konon dinamakan gua Gong karena kalau diketuk stalaktik dan stalakmitnya berbunyi seperti  bunyi Gong. Hmm, semakin penasaran dengan gua ini. Kami sampai di area gua dan kami parkir mobil. Kami parkir di bagian bawah. Sebenarnya bisa langsung parkir di atas sambil beli tiket. Namun kami waktu itu tidak tahu. Jadi kami parkir di bawah.

Untuk menuju gua Gong dari parkiran kami jalan sebentar. kemudian membeli tiket seharga 5000 rupiah. Lalu kami menaiki tangga menuju pintu masuk Gua gong. Dalam perjalanan menuju pintu masuk kami ditawarkan buku sejarah gua gong serta tawaran untuk menyewa senter. Tarif sewa senter 5000. Tapi tak menyewapun tak apa karena penerangan di dalam gua sudah cukup.

Memasuki pintu gua sudah terlihat stalaktit dan stalakmitnya. Aku sangat penasaran. Namun pengunjung yang berjubel membuatku enggan berlama-lama di dalam gua.
Aku mengamati keindahan gua tersebut satu demi satu dan menyusurinya sampai bawah sungguh sangat indah ciptaan Allah ini. Di bawah ada beberapa sendang. Tetapi aku tak sempat mencicipi air sendang tersebut. Karena banyak pengunjung yang datang, saya serasa kehabisan oksigen. Langkahku ku percepat mengelilingi gua. Saya sudah tak kuat rasa-rasanya pengap di dalam seperti kurang oksigen. Dan akhirnya Saya bisa keluar menghirup udara. Lain halnya kalau pengunjungnya tidak berjubel mungkin saya akan betah di sana. Fasilitasnya cukuip memadai ada lampu, kipas angin, tangga yang membuat pengunjung lebih mudah ke bawah.

Lain kali saya ingin kembali lagi, sebelum saya kembali saya menyempatkan emmbeli oleh-oleh yang ada di sekitar gua gong.



Senin, 24 Februari 2014

Nikmatnya menyantap Bakso di Malang yang dingin

Anda tentu tau bakso, karena di hampir setiap kota banyak orang menjual Bakso, boleh jadi Anda adalah penggemar bakso, ya! Semua banyak orang menyukai bakso, terlebih jika menikmatinya saat hujan dan cuaca dingin, hemm.. Mantap sekali. Kali ini kita akan ke Malang untuk mencari tau dan merasakan bakso khas kota Malang.
Di banyak kota, penjaja bakso Malang banyak kita temui baik yang memakai gerobak maupun di kedai. Nah, kalau kita ke Malang tentunya berburu bakso khas kota ini tidak boleh dilewatkan. Salah satu penjaja baso yang ternama dikota Malang adalah Bakso President. Menyusuri gang di sebelah hotel Savana, sampailah saya di kedai Bakso President yang berada tepat di samping rel kereta api. Beragam pilihan "isi" mangkuk baso kita tersedia disini, sebut saja bakso kecil, bakso besar, bakso goreng, bakso tulang muda, siomay goreng/basah, bakso goreng udang, goreng panjang, jerohan paru, rempelo ati dan lain-lain. Daripada pusing-pusing milih saja paket paling lengkap yaitu Bakso Campur Special (Rp. 22.000). Semangkuk penuh aneka baso dalam kuah panas dengan cepat tersaji. Yang bikin beda, adalah adanya potongan paru sapi dan ati ampela diantara aneka baso yang biasanya hadir dalam bakso malang. Kuahnya pun nyeresep segar, pas buat hidangan sore-sore.

Bakso President mulai berjualan sejak tahun 1977. Dan nama President sendiri diambil dari nama bioskop yang saat itu berdiri di depan kedai ini. Saat ini tampakya bangunan bioskop tersebut sudah berganti menjadi hotel Savana. Tanda bahwa kedai ini memang kondang adalah dengan banyaknya foto artis yang tertempel di dinding sedang menikmati sajian bakso president ini. Yang menjadi keunikan tersendiri dari tempat ini adalah lokasinya yang persis berada di samping rel kereta api aktif, jadi ketika kita makan di sini, sewaktu-waktu bisa menikmati sensasi kereta api yang melintas di dekat kita hehehe. 

Rabu, 22 Januari 2014

Destinasi Wisata Bangkok

      WAT PHO

Di sini ada patung Buddha raksasa yang berbaring, peninggalan dari abad ke-18 dan sangat indah. Kita juga bisa mencoba Thai massage yang asli di sini.
Di Wat Pho terdapat patung Buddha tidur yang sangat terkenal di dunia. Patung Buddha tersebut memiliki panjang 46 meter dan tinggi 15 meter. Tidak sedikit traveler dari berbagai dunia berfoto di kuil ini. Jam buka Wat Pho adalah mulai pukul 08.00 pagi sampai 17.00 sore. Ingat, Anda harus berpakaian sopan saat mengunjungi tempat ini.
Uniknya lagi, patung ini seluruhnya berlapis emas. Sedangkan mata dan kakinya dilapisi oleh kerang mutiara. Patung ini untuk mengenang saat Sang Buddha masuk Nirwana dan sudah ada sejak abad ke-18. Cukup dengan 20 Baht atau sekitar Rp 15.000, Anda bisa masuk ke dalam kuil ini. Jangan lupa, untuk mencoba pijat tradisional Thai yang sangat terkenal di sana.

GRAND PALACE
Saat berkunjung ke Bangkok, wajib untuk mengunjungi Grand Palace. Tempat ini adalah istana kerajaan yang sudah tidak ditinggali oleh keluarga kerajaan Thailand, sekarang digunakan sebagai objek wisata. Meski demikian, tempat ini sering dipakai untuk acara-acara besar kerajaan atau lainnya. Ada juga orang-orang Thailand yang berdoa dan lalu lalang di kuil-kuil di dalamnya.

Bangunan-bangunan di dalam Grand Palace, seperti Wat Phra Kaew, Royal Reception Halls, dan masih banyak bangunan lainnya akan membuat Anda takjub. Arsitektur kuil dan lainnya sangat unik, berwarna-warni, dan paling diburu traveler untuk berfoto. Tiket masuk ke dalam objek wisata ini adalah 500 Bath atau sekitar Rp 150.000. Biasanya, tiket tersebut adalah tiket terusan untuk berkunjung ke Vimanmek Mansion.

WAT ARUN - The Temple of The Daw
Mungkin tempat terbaik di Bangkok untuk menikmati sunset yang memikat adalah Wat Arun. Ini adalah candi Buddha yang besar, terletak di tepi barat sungai, tepat di seberang kompleks Wat Pho. Wat Arun paling terkenal karena bentuknya yang mengagumkan - membentang sampai hampir 80 meter tingginya, sementara sejumlah prangs dengan patung-patung memberikan bentuk kerucut khas konstruksi, yang didominasi oleh menara yang sangat tajam.
Bangunan pusat adalah yang tertinggi, yang menawarkan salah satu pemandangan paling menawan untuk menyaksikan di Bangkok, terutama saat matahari terbenam. Ada banyak kafetaria dan restoran di sekitar wilayah, yang menyediakan pemandangan yang luar biasa ke Wat Arun, terutama saat matahari terbenam, ketika sinar matahari yang ajaib diserap oleh bentuk candi.
Nama Wat Arun berasal dari Aruna (Dewa Fajar), dan dikenal juga sebagai Temple Of The Dawn (Kuil Fajar), didominasi warna putih mutiara dengan dekorasi kerang dan potongan keramik yang dulu dipake sebagai pemberat bagi kapal-kapal yang berlayar dari Cina ke Bangkok. Prang terbesar adalah simbol dari Mahameru yang dalam dunia kosmologi Hindu Budha, dipercaya sebagai pusat dari segala kekuatan physical, metaphysical dan spiritual, sedangkan keempat prang di sudut sebagai simbol Dewa Angin, Phra Phai. Di setiap prang ada tangga curam dan sempit menuju ke atas melambangkan kesulitan manusia untuk mencapai kehidupan yang lebih tinggi.
Tiket : 50 Bath

THE GOLDEN MOUNT & WAT SAKET
Berada di puncak bukit dan dimahkotai dengan chedi emas berkilau dikenal juga sebagai Gunung Emas (Golden Mount), atau ‘Phu Khao Thong’. Lokasi Golden Mount ini berada di area Kuil Wat Saket, sebuah kuil yang tidak umum, digunakan sebagai penyimpanan peninggalan Buddha. Tinggi kuil ini sekitar 58 meter dengan puncaknya yang terbuat dari kubah emas.
Dibangun oleh Raja Rama I tepat di luar tembok kota baru, candi terakhir pada abad ke-18 yang digunakan sebagai pusat krematorium ibukota. Selama 100 tahun berikutnya, kuil ini menjadi tanah pembuangan untuk beberapa 60.000 korban wabah.
Kubah Emas ditambahkan ke bangunan tersebut pada awal abad 19, ketika Raja Rama III membangun sebuah chedi besar di atas reruntuhan tersebut. Pemuka umat Budha menyatakan bahwa bangunan keagamaan tidak dapat dihancurkan, dan bertahun-tahun kemudian Raja Rama V menumpuk puing-puing tersebut dengan chedi yang lain di mana ia tempatkan relik, banyak orang meyakini bahwa relik tersebut adalah gigi Sand Buddha.

VIMANMEK MANSION
Vimanmenk mansion adalah salah satu bangunan dari kayu jati terbesar di dunia. Bangunan ini bergaya Eropa dan sangat indah. Ukiran-ukiran di kayunya akan membuat Anda jatuh cinta. Arsitekturnya juga patut diancungi jempol!
Selain bangunannya yang menawan, aneka koleksi milik Raja Rama V di dalam bangunannya juga akan membuat Anda takjub. Koleksi tersebut umurnya sudah mencapai ratusan tahun, ada nielloware, sutra Thai dengan berbagai desain unik, dan aneka perhiasan. Eits, ternyata Anda tidak boleh berfoto di dalamnya. Meski demikian, berfoto dengan bangunan jati tersebut dari luar akan sangat berkesan.

MADAME TUSSAUD
Saat berkunjung ke Bangkok, jangan lupa berkunjung ke Madame Tussauds di mal Siam Discovery. Tempat ini adalah museum lilin dengan koleksi tokoh-tokoh terkenal di dunia. Siapa saja tokoh-tokohnya? Ada Barrack Obama, David Beckham, Bruce Lee, Lady Gaga, Angelina Jolie, Jim Carey, Putri Diana, dan masih banyak lagi. Anda pun bisa berfoto bersama mereka. Meski hanya lilin, rupanya sangat persis dengan aslinya lho!
Tak hanya itu, kini Madame Tussaauds dihuni oleh tokoh penting Indonesia, yaitu Bung Karno. Patung lilin Bung Karno telah berdiri dengan gagah di dalam museum ini. Baju putih dan pecinya yang khas membuatnya mirip dengan sosok asli Bung Karno. Untuk tiket masuknya, dikenakan biaya sebesar 800 Baht untuk orang dewasa atau sekitar Rp 247.000 dan 600 Baht untuk anak-anak.

      CHATUCHAK WEEKEND MARKET
Mau tahu tempat favorit belanja di Bangkok? Chatuchak Weekend Market adalah salah satu tempatnya. Sebabnya, pasar yang buka Sabtu-Minggu ini sangat luas dan memiliki banyak kios. Di tiap kiosnya, Anda akan menemukan berbagai macam barang, ada kaos yang bertuliskan Thailand, suvenir berupa gantungan kunci, patung-patung, aksesoris berupa gelang dan kalung, serta masih banyak lagi.
Anda harus pintar-pintar menawar di tempat ini untuk mendapatkan harga yang murah. Selain itu, tentukan dulu barang yang akan Anda beli, sebab dijamin Anda akan tergiur setiap melewati kios-kios di sini. Barang-barang di tiap kiosnya sungguh menarik dan beragam. Siapkan juga stamina untuk berkeliling pasarnya.

CHAO PHRAYA RIVER
Kegiatan favorit para traveler di Bangkok adalah menyusuri Sungai Chao Phraya. Sungai ini membantang luas dan membelah Kota Bangkok. Gedung-gedung menjulang tinggi, rumah-rumah penduduk, dan lalu lalang masyarakat Bangkok, dapat terlihat jelas dari atas perahunya. Ada banyak kapal ferry hingga cruise yang dapat Anda tumpangi untuk berlayar di sungai ini. Seru!
Tak hanya itu, Anda juga bisa menepi di beberapa tempat wisata yang berada di sekitar sungainya. Anda bisa berkunjung ke Wat Pho, Grand Palace, hingga tempat nongkrongnya anak muda di Bangkok, yaitu Asiatique. Untuk menyewa ferry, Anda harus merogoh kocek sekitar 20 Bath, atau sekitar Rp 7.000 saja. Di malam hari, santapan makan malam di atas cruise akan terasa istimewa dengan cahaya lampu-lampu kota yang cantik.
Berlayar di Sungai Chao Pharya akan menyaksikan keindahan Wat Arun, Grand Palace, dan lambang-lambang Kota Bangkok lain.

JIM THOMPSON HOUSE
Jim Thompson adalah seorang pria AS yang menetap lebih dari 20 tahun di Bangkok. Dirinya sangat berjasa dalam perkembangan Thai Silk, yang mengenalkan sutera Thailand kepada dunia. Dirinya pun sempat mendapat Order of the White Elephant, yaitu penghargaan kepada orang asing yang berjasa kepada Thailand. Namun, dia menghilang saat berlibur ke Malaysia dan menjadi misteri sampai sekarang.
"Rumah peninggalan Jim Thompson, perintis Thai Silk, memberi kita ilmu tentang benda seni berkualitas tinggi,"
Nah, para traveler yang tahu tentang kisah hidupnya dapat berkunjung ke Jim Thompson House. Di sini terdapat enam rumah dengan struktur kayu jati dari berbagai penjuru Thailand. Selain itu, di dalam rumahnya terdapat peninggalan Jim Thompson seperti baju dan koleksi-koleksinya. Cukup dengan 100 baht atau sekitar Rp 30 ribu, Anda akan berkeliling dan mengenal sosoknya lebih dekat lagi.

       YAOWARAT
Kawasan Chinatown yang terkenal di Bangkok adalah Yaowarat. Sesuai dengan nama jalannya, kawasan ini diklaim menjadi salah satu Chinatown terbaik di dunia. Kawasan ini sudah ada sejak 200 tahun silam, saat para migran China datang ke Thailand. Tak heran, Yaowarat penuh dengan hiruk-pikuk khas pasar.
Wisata kuliner juga dapat Anda temukan di sini. Makanan khas China seperti mie, olahan daging sapi dan babi dapat menjadi hidangan spesial untuk Anda. Selain itu, di tempat ini juga terdapat pasar, jadi setelah makan Anda bisa berburu oleh-oleh. Suasana ala Chinatown sungguh terasa di tempat ini.

SIAM NIRAMIT SHOW
Ingin mengetahui tentang sejarah Thailand? Datang saja ke Siam Niramit. Tempat ini adalah salah satu teater terbesar di dunia yang menampilkan budaya khas Thailand. Anda akan terpukau saat menyaksikan pertunjukan teaternya yang penuh warna, tata cahaya sempurna, dan para pemainnya yang jago berakting.
Tata suara pun diatur sebaik mungkin. Para pengunjung biasanya akan menyaksikan kisah-kisah tentang kerajaan Thailand selama 90 menit di sini. Atraksi panggungnya dimeriahkan oleh lebih 100 orang. Untuk tiket masuknya, seharga 1.500 baht atau sekitar Rp 450.000 Cukup mahal memang, namun dijamin Anda akan puas dan senang saat menyaksikan pertunjukannya.
"Pertunjukan Siam Niramit memperkenalkan sejarah dan budaya Thailand dengan efek teknologi yang pasti membuat kagum."

SIAM PARK CITY
Siam Park City adalah wahana yang menyenangkan sekaligus menegangkan. Sebabnya, di sini terdapat water park dan roller coaster dalam satu tempat. Dengan luas lebih dari 40 hektar, Anda akan basah-basahan dan juga teriak sekencang-kencangnya di dalam Siam Park City. Tempat ini buka setiap hari pukul 10.00-18.00 waktu Bangkok.
Selain water park dan roller coaster, di sini terdapat banyak wahana permainan lainnya. Anda bisa mencoba Giant Drop yang setara dengan Histeria, Top Spin yang seperti dengan Tornado, atau Twin Dragon yang sama dengan Kora-kora. Ada juga wahana outbound dan rumah hantu di sini. Harga tiket masuknya adalah 100 Bath atau sekitar Rp 30.000 dan 300 Baht atau sekitar Rp 90.000 untuk orang dewasa.

DAMNOEN SADUAK FLOATING MARKET
Di Thailand juga terdapat sebuah pasar terapung yang bernama The Damnoen Saduak Floating Market atau Pasar Terapung Damnoen Saduak di Provinsi Ratchaburi. Pasar Terapung ini berjarak sekitar 110 km sebelah barat kota Bangkok. Melancong ke pasar terapung Damnoen Saduak masih layak untuk dilakukan. Situasinya benar-benar kacau dan semrawut, kanal kecil yang disebut khlongs dipenuhi perahu datar yang diisi penuh dengan tumpukan produk makanan segar, masing-masing berebut posisi. Perahu yang didayung oleh wanita siap untuk berhenti dan melakukan tawar-menawar pada saat itu juga. Penuh warna, berisik, amat menarik bagi turis, tapi sangat menyenangkan. Selama perahu berekor panjang berjalan ke pasar, Anda akan melewati kebun-kebun, rumah-rumah kayu jati tradisional dan masyarakat lokal yang berangkat demi penghidupan mereka.
Hanya sekitar berkendara menuju barat daya dan berjarak satu jam dari Bangkok terletak Damnoen Saduak Floating Market. Ini adalah salah satu pasar terapung yang paling ramai dan populer di Thailand, di mana Anda dapat menemukan berbagai macam barang, serta salah satu pemandangan paling indah di daerah.
Banyak perahu kecil dan perahu berjalan melalui kanal air dengan menawarkan kelimpahan bahkan lebih berwarna dengan sayuran, buah-buahan dan makanan lezat lainnya. Memang, seluruh lingkungan mengubah Damnoen Saduak Floating Market menjadi daya tarik bahkan lebih mengesankan, yang pasti dikunjungi.

WAT SAI FLOATING MARKET
Jika Banjarmasin punya Pasar Terapung Muara Kuin maka Thailand punya Wat Sai Floating Market. Wat Sai Floating Market pun menjadi pusat kegiatan jual beli di atas sungai di pinggiran Bangkok.Thailand merupakan negara yang memiliki banyak sekali objek wisata dari mulai wisata belanja, wisata alam dan wisata malam yang semuanya di tata dengan cukup apik. Semuanya terlihat menarik, salah satunya adalah Wat Sai Floating Market atau pasar terapung.Ongkos yang diperlukan untuk menyewa perahu di Wat Sai Floating pun terbilang murah. Hanya dengan 300 Bath atau sekitar Rp90.000,00 per perahu kita sudah bisa berkeliling sejauh lebih kurang 5 km. Pemandangan langsung kehidupan warga di sekitar sungai menjadi teman selama perjalanan menggunakan perahu.

      MBK SHOPPING MALL
Jika pengunjung menginginkan untuk berbelanja di mall, maka MBK Shopping Mall tujuannya. MBK yang merupakan kependekan dari  Mah Boon Krong Mall merupakan mall paling ramai di Bangkok. Pengunjung biasanya ke sini karena mall ini menjual barang apa saja mulai dari baju, aksesoris, barang-barang elektronik, DVD, bermacam-macam pernak-pernik, dll. Harga yang ditawarkan di mall yang mempunyai 7 lantai ini bervariasi, namun kebanyakan harganya cenderung murah meriah.



 LUMPHINI PARK
Salah satu tempat terbaik di Bangkok untuk menikmati sore yang santai atau hanya berjalan sederhana, jauh dari kebisingan dan tekanan dari jalan yang berisik adalah Lumphini Park. Ini adalah central park yang besar, dan terdiri dari lingkungan yang hijau dan biru sama sekali. Pohon-pohon palem yang tinggi dan tanaman tropis lainnya scenically dicampur ke trotoar yang tenang untuk menciptakan suasana yang sangat menawan untuk bersantai, romantis atau hanya berjalan mencari inspirasi.

Selain itu, kolam biru besar yang terbaik untuk menikmati perjalanan perahu atau jika Anda ingin bermain-main, Anda dapat menikmati lapangan tenis dan fasilitas lainnya, sementara jalan juga cocok untuk bersepeda dan jogging. Matahari terbenam di atas mahkota hijau pohon spektakuler.

THE GIANT SWING
The Giant Swing merupakan sebuah situs suci, yang terletak tepat di depan Candi Wat Suthat di pusat kota Bangkok. Dengan warna merah simbolis mereka, pilar Giant Swing anggun dan meningkat selama persegi kecil dan membuatnya benar-benar menarik dan patut untuk dikagumi. Selain itu, berbagai kelompok merpati adalah penduduk biasa daerah, yang selalu pemandangan inspirasi untuk menyaksikan. Mengambil beberapa gambar dan, kemudian, ide yang bagus adalah untuk mengunjungi kuil Wat Suthat.
Ini adalah kompleks bangunan persegi yang besar, dan merupakan salah satu candi Buddha yang terbesar di Bangkok. patung Buddha setinggi 8 meter adalah salah satu pemandangan paling mengesankan untuk dikunjungi, sementara itu lukisan dinding yang indah, langit-langit, lukisan dan karya seni lainnya adalah tambahan yang bagus untuk seluruh lingkungan.

ERAWAN MUSEUM
Simbol dari museum ini adalah patung raksasa berbentuk gajah berkepala tiga yang terletak di halaman depan museum. Museum yang didirikan oleh Lek Viriyapant ini memiliki tiga lantai di gedungnya. Setiap lantai berisikan barang-barang antik yang tidak hanya berasal dari Thailand, namun juga berasal dari seluruh Asia.  Lantai pertama bertajuk Underworld. Ruangan ini sebenarnya terletak di basement. Di sisi-sisinya pengunjung bisa melihat berbagai porselen China, keramik Benjarong, seperangkat alat minum teh Dinasti Chakri, ornamen, furnitur, dan vas bunga. Ada keterangan di setiap disetiap benda antiknya.
TIKET : 150 Baht 

KHAOSAN ROAD - BACKPACKER DISTRICT
Jalan-jalan malam hari di Khao San Road, Bangkok, Thailand, adalah keharusan jika kita berlibur gaya backpacker. Bergaullah dengan sesama backpacker dari seluruh dunia dan nikmati malam seru di Khao San. Khao San adalah kawasan backpacker tersohor di Bangkok. Tapi tempat ini menawarkan hal lebih selain penginapan murah. Ada pasar malam yang ramai dengan aneka penjual suvenir, jasa pijat, gerai makanan dan jualan aneka barang lain. Ingin yang unik, silakan coba gorengan serangga!


PAHURAT - LITTLE INDIA
Sebagai pengrajin tekstil utama di daerah Bangkok, Pasar Pahurat ini tentu saja menawarkan berbagai macam tekstil dengan berbagai bahan. Ada yang berbahan sutra, katun, cashmeer, dan bahan lainnya. Semuanya lengkap tersedia disini. Dikenal juga sebagai ‘Little India’, Pahurat telah menjadi lokasi tempat tinggal bagi keturunan India yang telah ada disini sejak pemerintahan Raja Rama V. Kebanyakan penduduk disini beragama Hidu atau menganut kepercayaan Sikh. Sehingga, jika berkunjung kemari tradisi dan budaya India akan terasa sangat kental.

VICTORY MONUMENT
Victory Monument merupakan salah satu landmark Kota Bangkok yang terkenal. Terletak di pusat kota, lokasi monumen ini juga merupakan titik pusat lalu lintas Kota Bangkok. Monumen ini didirikan pada tahun 1941 untuk merayakan kemenangan Thailand atas Prancis yang saat itu menguasai sebagian daratan Indo-China.




WANG LANG MARKET
Berlokasi di dermaga Wang Lang, atau di dekat Siriraj Hospital, pasar ini telah menambah tujuan wisata belanja baru bagi turis dan juga masyarakat lokal. Yang datang berkunjung kesini tidak hanya remaja muda, namun juga anak-anak dan orang tua. Pasar ini buka sejak pagi pukul 10.00 hingga sore pukul 17.00 dan menawarkan berbagai barang kebutuhan, yaitu pakaian dan makanan. Semuanya lengkap jika jeli mencari satu-satu di toko yang diinginkan. Barang yang dijual disini terkenal akan barang bekas dengan kualitas yang bagus. Namun, tidak semua barang yang dijual merupakan barang bekas, yakni hanya sebagian saja. Oleh sebab itu, untuk barang bekas akan dipatok dengan harga yang jauh lebih murah.

ASIATIQUE THE RIVERFRONT
Selain tempat wisata religi, Bangkok juga punya tempat nongkrong yang seru. Kota di Thailand ini punya pusat keramaian yang baru di tepi Sungai Chao Praya, namanya Asiatique. Mau gaul di Bangkok? Bisa!
Belum lama ini, Bangkok, Thailand punya tempat nongkrong yang seru. Namanya Asiatique, lokasinya berada di tepi Sungai Chao Praya. Berbincang bersama teman perjalanan atau bahkan berkenalan dengan teman baru, bisa dilakukan di sini.
Setelah seharian berkeliling objek wisata di Bangkok, Asiatique merupakan tempat melepas lelah yang sempurna. Belum lama ini, awak detikTravel berkesempatan untuk mengunjungi Asiatique The Riverfront yang terletak di kawasan Chanroenkrung. Meski bisa dijangkau dengan bus atau taksi, tempat ini lebih cepat dan mudah untuk dijangkau dengan menggunakan perahu.
Pertama, Anda harus menggunakan Sky Train menuju Stasiun Saphan Taksin dan kemudian melanjutkan perjalanan mengguanakan shuttle boat. Ada beberapa shuttle boat yang bisa mengantarkan wisatawan untuk menuju Asiatique dengan menyusuri Sungai Chao Praya.
Masuk pintu pertama, kita akan disambut oleh beragam kedai makanan di kanan dan kiri. Tak ada yang tergoda di sini, sebab semua makanan terlihat sangat menggiurkan. Kuliner di sini sangat bervariasi, mulai dari makanan Asia hingga Eropa tersaji dan membuat perut terasa lapar seketika.
Selanjutnya, Anda bisa memasuki kompleks atau juga disebut 'warehouse' kedua. Di sini, Anda bisa melihat banyak toko pakaian maupun suvenir. Berbagai macam barang khas Thailand bisa didapatkan di kompleks ini. Suvenir yang paling diminati wisatawan adalah ukiran, patung, atau gantungan kunci berbentu gajah yang juga menjadi simbol negeri Gajah Putih ini. Yang paling penting, harganya bisa ditawar.
Rata-rata toko di sini buka pukul 17.00 waktu setempat. Oleh karena itu lebih baik datang ke lokasi ini pada malam hari. Kebanyakan toko dan kedai makanan di sini buka hingga tengah malam.
Tempat belanja dan nongkrong saja pasti sudah biasa ditemukan di tempat lainnya. Nah, Asiatique punya yang berbeda. Di tempat ini juga terdapat pertunjukkan kabaret yang ditampilkan oleh para ladyboy alias waria khas Thailand. Penampilan yang bertajuk Calypso Bangkok ini dimainkan 2 kali setiap harinya, yaitu pukul 20.15 dan pukul 21.45 waktu setempat.
Untuk bisa menyaksikan para ladyboy beraksi di atas panggung, sayang Anda harus merogoh kocek yang lumayan dalam. Untuk tiap kali penampilannya, tiket dihargai 1.200 Baht atau sekitar Rp 377.000.
Pemandangan malam yang sempurna dan lokasi nongkrong yang seru ada di Asiatique. Berhubung tempat ini baru, maka tak ada salahnya jika memasukkan Asiatique ke dalam daftar perjalanan Anda.